kemaren adalah hari dimana telah membangkitkan kenangan2an dimasa lalu. pada dasarnya aq adalah seorang yang ga bisa berenang dan paling takut dengan yg namaya naik kapal ato dalam bahasa banjar disebut sebagai 'kelotok', tapi kemaren seharina penuh aq bertualang keliling kota banjarmasin melewati alur sungai martapura yang terbentang mengelilingi kota banjarmasin yang juga dikenal sebagai kota seribu sungai. Tapi kemaren aq berhasil menaklukkan semua ketakutan itu, aq bahkan berani berdiri dengan tegaknya di atas atap 'kelotok'. benar kata orang, ketakutan itu janganlah dipelihara, tapi harus dilawan dengan niat sanggup tuk taklukkan itu, dan ternyata benar, aq telah membuktikannya.
ketika duduk di atas atap 'kelotok' satu hal yang terbayang dibenak ku, berhasil membangkitkan kenangan indah q dengan seseorang, yang biasa q sebut "aa ayien" gimana tidak, diawal tahun ini tadi q berpetualang alias liburan sih dengan si-aa hehehe... ketika itu juga kami harus naik 'kelotok' untuk menyebrang dari pantai batakan ke pulau datu, saat itu yang ada dibenakku cuma pengen teriak saking takutnya, tapi yang membuat q masih sanggup bertahan adalah orang yang berada disampingku yang dengan sangat erat mendekap tangan q. "calm down, Dey... I'm with you "he said. Ahaa......... inilah pengalaman pertama q yang indah, walaupun hubungan ini harus break dalam waktu yang sangat singkat 'only a week'.
yupz...... kembali ke topic awal, sebelum ini isu tentang sungai di Kalimantan Selatan sudah sering ditemui dan ditemukan dimana-mana. Dari sampah yang sudah tidak dapat diatur lagi, orang-orang pada buang sampah di sungai, itulah yang bikin semua ini semakin miris tuk dilihat. mungkin saatnya untuk mengembalikan citra kota seribu sungai yang sebenarnya bukan dengan sebutan kota sejuta sampah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar