Sabtu, 14 Mei 2011

BETAPA BERARTINYA SEBUAH KELUARGA!

14 MEI 2011
wah wah wah... mungkin bingung ya dengan judul catatan ku kali ini..... but, it's the real. wanna know, why? sebelumnya izinkan aq sedikit bercerita ya......!
jujur saja sebenarnya hari ini sungguh sangat melelahkan, seperti teman2 sekalian tau kan, semester 6 sedang sibuk2nya dengan PPL 1. tadi aq baru ajha selesai final test tuk PPL 1. kembali ke kamar kost ya...bisa dibilang cukup nyaman untuk beristirahat melepas lelah. tapi ko rasanya males buka TV (biasanya kan aq selalu nonton tv sehabis kuliah, takut ketinggalan update berita jey.....hehehehe...........). ups...... keingat harus bikin laporan PPL, langsung ajha buka laptop. wait...wait....wait...... bukannya buka di E yang ada file "my college"nya, malah buka "D" ada folder "movies" langsung deh q buka, keingat kemaren baru beli vcd obralan, tapi original lhooo......! heheehe. kebetulan dah aq copy. sbenarnya sih waktu beli ga terlalu interest banget yaaaaaaa............ dari pada beli harga asli, mending beli 3 biji dengan harga 15.000 rupiah doank kan....... cie cie cie.... pulangnya sih gaya, plastiknya bertuliskan 'gramedia' hahahaha...padahal barang obralan. Upz....... jauh melenceng dari cerita guys.....!
Okey to the point ajha! the title is "everybody's fine", ceritanya seputar masalah keluarga. seorang pria yang baru 8 bulan kehilangan istrinya, dia memiliki 4 orang anak yang' disangkanya' semuanya adalah orang yang sukses dengan cita-citanya masing2. suatu hari dia berencana mengadakan pesta kecil berharap seluruh keluarganya terkumpul bersama. satu minggu sebelum hari H, seluruh ananknya bersedia untuk hadir, lalu dia mempersiapkan segalanya, dari makanan, wine, membersihkan kebun, rumah dan sebagainya dengan harapan seluruh anaknya akan senang dengan semua ini. akan tetapi sungguh sangat disayangkan, 3 hari menjelang hari H seluruh anaknya satu persatu menyatakan ketidakmampuannya untuk pulang berkumpul bersamanya, could you imagine what he felt at that time? alone/ no one accompanied him!  pada adegan ini, air mataku sudah tak mampu lagi ku tahan, yang ada dibenakku saat ini hanyalah "my dad" he is alone in our home, right now!
ok...... back to the movie! kemudian sang ayah berencana untuk mengunjungi anak2nya satu persatu yang semuanya tersebar di 4 negara bagian di penjuru USA, New York, Chicago, Denver and the last, Las Vegas! sebelum keberangkatannya sebenarnya dia sempat check kesehatan ke tempat dokter yang biasa merawatnya, sang dokter menyarankan untuk beristirahat saja di rumah, akan tetapi itulah kekuatan seorang ayah yang sangat rindu dengan anaknya, memang sekarang ini zaman sudah sedemikian canggih dengan handphone dan internet, tapi tetap saja terasa bedanya dengan bisa berhadapan langsung, bertemu dengan orang yang sangat dia sayang. dia pun berkeras hati untuk berangkat, berharap dengan memberi kejutan kepada seluruh anaknya, mereka akan senang dengan kedatangannya! akhirnya dia pun berangkat, menemui satu persatu anak-anaknya, sebenarnya dia tau bahwa ada sesuatu yang mereka tutup2i darinya, tapi dia mencoba bersabar berharap mereka akan menceritakannya sendiri, memang diakui dia tidak cukup dekat dengan anak2nya, karena terlalu sibuk bekerja, tapi semenjak sang istri meninggal dia bertekad untuk bisa menjadi seorang yang dipercayai anak2nya untuk berbagi cerita dalam suka maupun duka. okey.... capek juga ya bercerita kaya gini..... if you wanna know the complete story, i will lend you the VCD or give you the file, !
film yang satu ini benar2 telah menyadarkanku, bahwa keluarga itu begitu berarti, memang q akui semenjak kehilangan ibu sekitar 8 bulan yang lalu, aq seolah kehilangan arah, tak dapat mengontrol diri dengan baik, suka terlarut oleh perasaan, aq bahkan mengabaikan segalanya, aq juga tidak sanggup sebenarnya untuk menerima orang baru dalam keluargaku, apalagi seseorang yang berusaha untuk mengganti posisi Ummi dalam keluargaku, okey... bibirku memang mampu mengatakan "iya..." tapi jauh dilubuk hatiku terdalam, aq menderita, aku menolak mentah-mentah semua itu, hati kecilku selalu berperang mulut, pikirkan kebaikan ayahmu, dey? jangan egois! tapi apa hanya aq yang harus mengerti, aq juga ingin dimengerti.
aq mencoba menerima semua ini, tapi what happened then? they divorced. Wah.... kepalaku ko rasanya bertambah berat ya bebannya. aq juga tak mengerti kenapa aq yang terbebani, padahal aq sering mengatakan pada diriku sendiri bahwa, mungkin itulah yang terbaik. Perlu waktu memang untuk mengembalikan kestabilan emosi dan perasaan.
kalau dilihat sepintas, hidupku memang biasa2 saja, seolah-olah aq bisa menghandle segalanya, aq bisa bersabar and menghadapi semua ini, tapi jauh dilubuk hatiku yang terdalam, aq ingin berteriak, "AKU TIDAK SANGGUP" atau juga "KENAPA HARUS AKU YANG MENGHADAPI SEMUA INI". aq sering iri melihat kehidupan orang lain yang sangat mulus2 saja, seolah datar2 saja, dari cerita mereka dan apa yang aku lihat aq selalu berkata "betapa beruntungnya mereka" kenapa tuhan tidak menjadikan aq seperti itu saja, aq ingin keluargaku kembali lengkap seperti dulu, aq ingin benar2 bisa tertawa lepas tanpa beban.
BERSAMBUNG!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar